Polda Lampung Gelar FGD Bersama Pelajar dan Guru, MAN 2 Bandar Lampung Kuatkan Sinergi Cegah Kenakalan Remaja

Polda Lampung Gelar FGD Bersama Pelajar dan Guru, MAN 2 Bandar Lampung Kuatkan Sinergi Cegah Kenakalan Remaja

Bandar Lampung, MAN 2 (Humas)-  Kepolisian Daerah (Polda) Lampung kembali mengambil langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di kalangan generasi muda. Pada Rabu (17/06/2026), Polda Lampung mengadakan Focus Group Discussion (FGD) yang berfokus pada pencegahan dan penanggulangan kenakalan remaja di lingkungan sekolah.

Kegiatan yang bertempat di Ballroom Hotel Golden Tulip Springhill Lampung ini dimulai tepat pada pukul 08.00 WIB. Acara tersebut melibatkan peserta yang terdiri dari Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Ketua, dan Sekretaris OSIS dari seluruh Madrasah baik negeri maupun swasta se-Kota Bandar Lampung. FGD ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk merumuskan langkah taktis dalam mengatasi berbagai bentuk kenakalan remaja yang marak terjadi, seperti perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, tawuran antarpelajar, hingga aksi balap liar. Dalam sambutannya, perwakilan Polda Lampung menekankan pentingnya peran aktif pihak sekolah, khususnya guru dan pengurus OSIS, untuk menjadi pelopor anti-kenakalan remaja di lingkungan masing-masing. 

Pengurus OSIS dipandang sebagai agent of change yang mampu memberikan pengaruh positif dan mengawasi teman sebaya agar tidak terjerumus pada perilaku menyimpang. Memasuki sesi inti, kegiatan diisi dengan diskusi interaktif yang membahas akar permasalahan kenakalan remaja dan cara mengatasinya dari sudut pandang psikologis, sosial, dan hukum. Waka Kesiswaan dan perwakilan siswa saling bertukar pikiran serta memberikan masukan terkait program-program pencegahan yang efektif untuk diterapkan di sekolah. Melalui penyelenggaraan FGD ini, Polda Lampung berharap seluruh pihak yang hadir dapat berkomitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. Kegiatan ditutup dengan foto bersama bersama antara pihak kepolisian, perwakilan guru, dan para pelajar yang diharapkan berprestasi dan bebas dari kenakalan remaja.


17/06/2026 17:57, Dilihat 30 kali