Guru PKn MAN 2 Bandar Lampung, Noperdayati, S.Pd Jadi Peserta Training of Trainer (TOT) Pembelajaran Antikorupsi pada Madrasah

Guru PKn MAN 2 Bandar Lampung, Noperdayati, S.Pd Jadi Peserta Training of Trainer (TOT) Pembelajaran Antikorupsi pada Madrasah

Bandar Lampung, MAN 2 (Humas) – Guru PKn MAN 2 Bandar Lampung, Noperdayati, S.Pd. menjadi peserta Training of Trainer (TOT) Pembelajaran Antikorupsi pada Madrasah di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung selama 3 (tiga) hari sejak tanggal 26 s.d 28 januari 2022 di hotel De Geen Bandar Lampung.

Pelatihan yang diikuti oleh guru PKn, Akidah Akhlah dan Qur’an Hadits pada jenjang pendidikan (RA, MI, MTs dan MA) ini menerima materi dari beberapa narasumber, diantaranya Drs.H. Alamsyah,M.Pd. selaku ketua Pokjawas Lampung, DR. Darmadi, S.Pd.I.,MM, M.Pd.I  yang merupakan pengawas dari  Lampung Tengah dan Drs. Syahrul AR, M.PFis yang merupakan pengawas dari Lampung Selatan.

Di hari pertama setelah acara pembukaan, seluruh peserta pelatihan menerima arahan tentang Pemaparan Rencana kegiatan yang diberikan oleh ketua Pokjawas Lampung, Drs. H. Alamsyah, M.Pd.

Pada kegiatan pemaparan rencana kerja, Alamsyah meminta peserta pelatihan untuk lebih memperbanyak kerja praktek dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD). “Pemaparan dibagi menjadi dua kelompok yaitu Kelompok RA dan MI yang akan didampingi oleh DR. Darmadi dan kelompok MTs dan MA yang akan didampingi oleh Syahrul AR, M.PFis,” terangnya.

“Kemudian nantinya masing-masing tim memaparkan hasil kerjanya, mulai dari pemaparan Silabus mapel, RPP, Microteaching dan lain-lain. Peserta pelatihan nantinya diharapkan bisa membuat model pembelajaran anti korupsi di madrasah dengan 3 model, yaitu : Model pendidikan anti korupsi di madrasah, model di luar pembelajaran melalui ektrakurikuler dan model pembudayaan, pembiasaan nilai dalam seluruh aktifitas dan luar madrasah,” pungkas Alamsyah.

Setelah pemaparan rencana kegiatan, peserta pelatihan menerima materi tentang Pola pendidikan Antikorupsi Madrasah yang dijelaskan oleh pengawas Lampung Tengah, DR. Tarmadi.

Di hari berikutnya peserta pelatihan menerima materi tentang Teknik Penyusunan Silabus dan RPP Insersi oleh pengawas Lampung Selatan, Syahrul AR, M.PFis.

Noperdayati, S.Pd. sebagai salah satu guru PKn MAN 2 Bandar Lampung yang berkesempatan menjadi peserta TOT mengaku sangat senang dan bersyukur mengikuti kegiatan pelatihan tersebut.

“Saya dan peserta pelatihan yang lain mendapatkan ilmu yang bermanfaat tentang penyusunan panduan implementasi pendidikan anti korupsi di madrasah. Selain mempersiapkan perangkat dan rencana pembelajaran mulai dari penerapan model, metode, pendekatan dan teknik, kami juga akan dijadikan role model yang akan ditampilkan dalam kegiatan microteaching dalam upaya penyampaian insersi pendidikan antikorupsi di dalam kelas dan lingkungan madrasah,” jelasnya.

“Saya berharap setelah mengikuti TOT ini, saya bisa mengimplementasikan ilmu yang saya peroleh dan dapat menerapkan model pembelajaran yang bervariatif dan menyenangkan, terutama dalam pembelajaran antikorupsi di madrasah saya,” pungkas Noper. (Eva/Ida/Mela Basyar)


24/06/2021 10:18, Dilihat 2455 kali