Bandar Lampung, MAN 2 (Humas) - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh tenaga pendidik dari MAN 2 Bandar Lampung. Ratna Septy Indrayani, M.Kom., hadir sebagai salah satu finalis terpilih dalam acara puncak Awarding dan Showcase AI Ideathon Pelatihan Cloud Computing & Generative AI yang digelar di Ruang Rapat Utama (Raru) Gubernur Lampung pada Rabu, (7/01/2026).
Kegiatan bergengsi ini merupakan kolaborasi strategis antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan raksasa teknologi dunia, Amazon Web Services (AWS). Kehadiran Ratna dalam forum ini menegaskan posisi tenaga pendidik madrasah yang kini mampu bersaing di garda terdepan transformasi digital nasional.
Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung, Ahmad Mirzani Djausal, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung, KepaLa Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Jajaran Kepala Daerah se-Provinsi Lampung, serta perwakilan manajemen AWS Indonesia. Di hadapan para pejabat tinggi dan pakar teknologi, para finalis memamerkan inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk menjawab tantangan publik di masa depan.
Dalam sambutannya, Gubernur Ahmad Mirzani Djausal memberikan apresiasi khusus kepada para peserta, termasuk Ratna Septy Indrayani. Gubernur menyatakan kebanggaannya melihat keterlibatan aktif sektor pendidikan dalam mengadopsi teknologi Cloud Computing dan Generative AI. "Inovasi yang dipamerkan hari ini, membuktikan bahwa Lampung siap menjadi hub teknologi masa depan. Apresiasi setinggi-tingginya atas ide-ide kreatif yang dibawa untuk kemajuan daerah kita," ujar Gubernur di sela-sela peninjauan showcase.
Ratna, yang dikenal aktif dalam pengembangan IT di lingkungan MAN 2 Bandar Lampung, menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam ajang AI Ideathon ini merupakan upaya untuk membawa literasi digital tingkat lanjut ke dunia madrasah. "Ini adalah peluang luar biasa untuk mengintegrasikan teknologi AWS ke dalam kurikulum dan manajemen pendidikan. Dukungan penuh dari Gubernur dan AWS memotivasi kami untuk terus berinovasi demi masa depan siswa-siswi di Lampung," ungkapnya.
Keberhasilan Ratna menembus babak final dan mendapat apresiasi langsung dari orang nomor satu di Lampung ini diharapkan menjadi inspirasi bagi guru-guru lain di Provinsi Lampung untuk terus meningkatkan kompetensi di bidang teknologi informasi menuju era Indonesia Emas. (Humas)
