Bandar Lampung, MAN 2 (Humas) – Dalam upaya mewujudkan tata kelola madrasah yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bandar Lampung terus memperkuat komitmen integritas serta memantapkan kesiapan menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, profesionalisme, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala MAN 2 Bandar Lampung, Junaidy, menegaskan bahwa upaya menuju WBK/WBBM bukan sekadar pemenuhan dokumen atau persyaratan administratif, melainkan sebuah proses membangun kesadaran dan budaya integritas yang harus diwujudkan oleh seluruh aparatur madrasah.
Setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat melalui sikap jujur, disiplin, transparan, serta memberikan pelayanan yang profesional dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Sebagai bentuk keseriusan, MAN 2 Bandar Lampung terus melakukan penguatan pada berbagai aspek pembangunan Zona Integritas, mulai dari manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Melalui langkah tersebut, seluruh warga madrasah diharapkan dapat mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan kerja yang berintegritas dan memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik, orang tua, serta masyarakat.
Komitmen menuju WBK/WBBM bukan hanya tentang meraih predikat, tetapi tentang menghadirkan perubahan nyata. Sebab, madrasah yang berintegritas dibangun bukan hanya melalui slogan dan dokumen, melainkan melalui kejujuran, keteladanan, dan tindakan nyata setiap insan di dalamnya.