Abu Vulkanik Menyelimuti Madrasah, MAN 2 Bandar Lampung Bergerak Cepat Bersama Damkar

Abu Vulkanik Menyelimuti Madrasah, MAN 2 Bandar Lampung Bergerak Cepat Bersama Damkar

Bandar Lampung, MAN 2 (Humas) — Pascaerupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada sejumlah wilayah di Provinsi Lampung, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bandar Lampung bergerak cepat melakukan pembersihan abu vulkanik yang menutupi sejumlah area di lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan dukungan dan bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Selasa (08/09/2026).

Pembersihan dilakukan sebagai langkah tanggap untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keamanan lingkungan madrasah. Abu vulkanik yang menempel di halaman, jalan, serta sejumlah fasilitas madrasah dibersihkan menggunakan penyemprotan air oleh petugas Damkar.

Kepala MAN 2 Bandar Lampung, Junaidy, menyampaikan apresiasi atas bantuan dan respons cepat dari pihak Damkar dalam membantu membersihkan lingkungan madrasah.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada tim Damkar yang telah membantu MAN 2 Bandar Lampung dalam membersihkan abu vulkanik. Ini merupakan bentuk sinergi dan kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan madrasah agar tetap bersih dan aman,” ujarnya.

Selain petugas Damkar, unsur pimpinan, tenaga kependidikan, dan warga madrasah turut bergotong royong membersihkan sisa abu vulkanik yang masih berada di berbagai sudut lingkungan madrasah.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kesiapsiagaan MAN 2 Bandar Lampung dalam menghadapi dampak fenomena alam. Kebersihan lingkungan menjadi perhatian penting mengingat abu vulkanik dapat mengganggu kenyamanan aktivitas serta berpotensi memengaruhi kesehatan apabila tidak segera dibersihkan.

Dengan adanya kerja sama antara MAN 2 Bandar Lampung dan Damkar, diharapkan lingkungan madrasah dapat kembali bersih dan kondusif sehingga aktivitas pendidikan dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman.

MAN 2 Bandar Lampung terus berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan warga madrasah sekaligus membangun budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan dalam menghadapi berbagai kondisi.


08/09/2026 12:31, Dilihat 8 kali